how we can help you? (+62) 81 238 212577 attaxindonesia1@gmail.com

Laba Ditahan

Bertemu lagi dengan kami Konsultan Pajak Jember, Pernahkah kita mendengar tentang laba ditahan? Jika kita sering mambaca laporan keuangan suatu perusahaan tentunya tidak asing dengan istilah laba ditahan. Apa sebenarnya laba ditahan itu? Laba ditahan adalah laba bersih yang ditahan atau tidak dibayarkan kepada pemegang saham dalam bentuk deviden. Laba ditahan ini akan diakumulasikan dan dilaporkan pada laporan modal dalam neraca keuangan perusahaan. Mengapa perusahaan perlu dibentuk laba ditahan? Adapun tujuan laba ditahan ini berguna untuk membiayai kegiatan operasional yang sedang berjalan, atau untuk melunasi hutang perusahaan yang ada atau bisa juga untuk berinvestasi dalam bisnis perusahaan agar lebih berkembang.

Laba yang ditahan akan mendukung kegiatan operasional perusahaan. Saat perusahaan sedang berkembang, tentunya perusahaan akan membutuhkan dana yang cukup besar untuk membiayai kegiatan operasionalnya. Diharapkan dengan adanya laba ditahan ini, perusahaan tidak memerlukan utang dari pihak lainnya atau dana dari sumber dana lainnya yang tentunya akan menambah beban bunga untuk pelunasannya.

Laba ditahan untuk fungsi pembayaran hutang ini biasanya untuk hutang-hutang jangka panjang yang akan segera jatuh tempo, karena apabila tidak segera dibayarkan akan timbul resiko perusahaan akan dipailitkan oleh krediturnya.

Laba ditahan untuk tujuan pengembangan usaha dapat berupa pembangunan pabrik baru, pembelian mesin, atau mengakuisisi perusahaan lain yang berguna untuk pengembangan usaha bagi perusahaan.

Perhitungan laba ditahan:

Bila dijabarkan perhitungan laba ditahan adalah laba ditahan awal periode ditambah(dikurangi) laba (rugi) periode berjalan dikurangi deviden yang dibayarkan akan menjadi laba ditahan akhir periode.

Laba ditahan akhir = Laba ditahan awal +/- Laba/Rugi berjalan – Deviden

Faktor-Faktor yang mempengaruhi Laba Ditahan:

Ada beberapa faktor yang menyebabkan perubahan laba ditahan antara lain:

  • Kuasi Reorganisasi

Kuasi reorganisasi adalah mekanisme untuk menghilangkan defisit dan menjadikan perusahaan seakan-akan baru berdiri dengan modal yuridis yang baru.

  • Koreksi Kesalahan

Adanya koreksi kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan.

  • Penyesuaian periode lalu

Penyesuaian periode lalu adalah perlakuan jumlah yang mempengaruhi operasi pada periode sebelumnya yang diketahui pada periode sekarang sebagai penyesuaian laba ditahan periode sekarang.

  • Pengaruh perubahan akuntansi

Perubahan akuntansi yang dapat terjadi antara lain perubahan prinsip, perubahan metode akuntansi, dan perubahan taksiran akuntansi (umur aktiva).

Contoh laporan laba ditahan secara sederhana:

PT ABC
Laporan Laba Ditahan Per 31 Desember 20XX
Saldo Laba Ditahan 1 Jan 20XX 5000
Laba Bersih setelah Pajak 3000
Pembayaran Deviden
Saham Preferen 1000
Saham Biasa 1000
Total Deviden -2000
Laba Ditahan 31 Des 20XX 6000
Neraca PT ABC
Per 31 Des 20XX
Aktiva Kewajiban dan Ekuitas
Kas xxx Kewajiban
Piutang xxx Hutang         xxx
Persediaan xxx Hutang Jk. Panjang         xxx
Total Aset Lancar xxx Total Hutang dan Hutang Jk. Panjang xxx
Aktiva Tetap Ekuitas
Tanah xxx Modal         xxx
Bangunan xxx Laba Ditahan     6.000
Total Aset Tetap xxx Total Ekuitas xxx
Total Aktiva xxx Total Kewajiban dan Ekuitas xxx

Setelah mengetahui apa itu Laba ditahan, tidak perlu bingung harus kemana mengurus urusan pajak anda. Kami dari Konsultan Pajak Attax Indonesia siap membantu anda.

Kami Online